Pindah Kerja
Cara Membandingkan Dua Tawaran Kerja
Tawaran dengan gaji pokok lebih besar belum tentu tawaran yang lebih baik. Ini cara membandingkannya dengan angka yang setara.
PT Think Era Labs · · 6 menit baca
Mendapat dua tawaran sekaligus adalah posisi yang enak, sampai kamu harus memilih. Godaannya adalah membandingkan angka paling besar di masing masing surat. Masalahnya, angka itu jarang sebanding.
Satu tawaran mungkin gross, yang lain take home. Satu punya bonus tahunan yang dijamin, yang lain bonus yang tergantung kinerja perusahaan. Satu karyawan tetap, yang lain kontrak satu tahun. Sebelum memilih, samakan dulu cara mengukurnya.
Langkah 1: Samakan Satuannya
Ubah kedua tawaran ke angka gross per tahun. Kalikan gaji bulanan dengan dua belas, tambahkan THR, lalu tambahkan bonus yang benar benar dijamin. Kalau salah satu tawaran menyebut take home, minta angka gross ke HR, atau hitung sendiri di kalkulator gaji kotor. Bedanya dijelaskan di gross vs take home pay.
| Komponen | Tawaran A | Tawaran B |
|---|---|---|
| Gaji pokok per bulan | Rp14 juta | Rp15 juta |
| Tunjangan tetap per bulan | Rp1,5 juta | Tidak ada |
| THR | Satu bulan upah | Satu bulan upah |
| Bonus tahunan | Rp28 juta, dijamin | Hingga Rp30 juta, tergantung kinerja |
| Total dijamin per tahun | Rp229,5 juta | Rp195 juta |
Di contoh ini, tawaran B terlihat lebih besar di gaji pokok, tapi tawaran A lebih besar Rp34,5 juta per tahun dalam angka yang dijamin. Bonus B bisa menutup selisihnya, bisa juga tidak.
Langkah 2: Nilai Risikonya
- Status kerja. Kontrak satu tahun berarti kamu mungkin perlu mencari kerja lagi tahun depan. Bedanya dibahas di karyawan kontrak vs tetap.
- Bonus yang tidak dijamin. Tanyakan berapa yang rata rata dibayarkan untuk level itu dalam beberapa tahun terakhir.
- Kondisi perusahaan. Perusahaan yang sedang memangkas biaya punya risiko yang berbeda dari perusahaan yang stabil.
Tahu angka yang pantas untuk kamu membuat perbandingannya lebih jelas. PantasNaik menghitung ask, target, dan floor kamu dalam dua menit.
Hitung gaji kamuLangkah 3: Lihat Dua Tahun ke Depan
Gaji tahun pertama hanya titik awal. Tanyakan bagaimana review kompensasi dilakukan, kapan kenaikan berikutnya, dan seperti apa jalur ke level di atasnya. Tawaran dengan angka awal sedikit lebih rendah tapi jalur yang jelas bisa lebih menguntungkan dalam dua tahun.
Bandingkan juga apa yang akan kamu pelajari. Skill dan pengalaman yang kamu bawa keluar dari pekerjaan ini menentukan tawaran kamu berikutnya.
Gunakan Satu Tawaran untuk Menegosiasikan yang Lain
Kalau kamu lebih suka tawaran yang angkanya lebih kecil, sampaikan dengan jujur bahwa kamu punya tawaran lain, dan sebut selisihnya. Jangan melebih lebihkan angka tawaran lain. Banyak perusahaan meminta bukti, dan kebohongan yang ketahuan bisa membatalkan dua duanya.
“Saya lebih tertarik dengan peran di tim Ibu. Tapi saya juga punya tawaran lain dengan total paket sekitar Rp230 juta per tahun. Apakah ada ruang untuk mendekatkan angkanya?”
Setelah memutuskan, tolak tawaran yang lain dengan baik. Caranya ada di cara menolak tawaran kerja dengan sopan.
Intinya
Bandingkan dua tawaran dalam satuan yang sama: gross per tahun, hanya komponen yang dijamin. Lalu nilai risikonya dan lihat dua tahun ke depan. Tawaran terbaik jarang yang gaji pokoknya paling besar, tapi yang total nilai dan arahnya paling sesuai dengan rencana kamu.
Sebelum memilih, cek apakah kedua tawaran sudah sepantasnya untuk posisi kamu. Hitung di PantasNaik.
Hitung gaji kamu