PantasNaikHitung gaji

Dasar Gaji

Gaji Masa Percobaan, Boleh Lebih Rendah?

Banyak perusahaan menawarkan gaji lebih rendah selama masa percobaan. Ini yang boleh, yang tidak boleh, dan cara memastikan gaji kamu naik setelahnya.

PT Think Era Labs · · 5 menit baca

Tawaran dengan dua angka cukup umum: gaji sekian selama masa percobaan, lalu naik setelah kamu diangkat. Kedengarannya masuk akal, karena perusahaan ingin melihat kamu bekerja dulu. Tapi ada aturan yang membatasinya, dan ada detail yang sering tidak tertulis.

Yang Diatur soal Masa Percobaan

  • Masa percobaan hanya untuk karyawan tetap, dan paling lama tiga bulan.
  • Karyawan kontrak tidak boleh diberi masa percobaan.
  • Selama masa percobaan, upah tidak boleh di bawah upah minimum yang berlaku.

Jadi gaji yang lebih rendah selama masa percobaan diperbolehkan, selama tidak di bawah upah minimum. Masa percobaan yang lebih dari tiga bulan, atau masa percobaan untuk posisi kontrak, layak ditanyakan. Upah minimum di daerah kamu bisa dicek di arti UMP dan UMK.

Berapa Selisih yang Masuk Akal

Tidak ada angka baku. Yang lebih penting dari besarnya selisih adalah kepastian kenaikannya. Gaji masa percobaan yang sedikit lebih rendah dengan kenaikan yang tertulis jelas lebih baik daripada selisih kecil dengan janji lisan bahwa nanti akan disesuaikan.

Saat menilai tawaran, pakai angka setelah masa percobaan sebagai patokan utama. Itu gaji kamu untuk tahun tahun berikutnya, sekaligus dasar kenaikan setelahnya. Gaji masa percobaan cukup dicek: masih bisa kamu jalani selama tiga bulan?

Hitung dulu angka yang pantas untuk posisi kamu di PantasNaik, lalu bandingkan dengan angka setelah masa percobaan.

Hitung gaji kamu

Yang Perlu Dinegosiasikan

  1. Angka setelah masa percobaan, tertulis. Bukan kisaran, bukan nanti dibahas, tapi angka.
  2. Kriteria lulus masa percobaan. Apa yang dinilai, dan siapa yang menilai.
  3. Tanggal berlakunya. Kenaikan berlaku mulai bulan keempat, bukan menunggu siklus review tahunan.
  4. Klausul perpanjangan. Kalau ada, ingat bahwa batas masa percobaan untuk karyawan tetap adalah tiga bulan.
“Saya setuju dengan gaji masa percobaan Rp9 juta. Supaya jelas buat kedua pihak, boleh dicantumkan di offering letter bahwa setelah masa percobaan tiga bulan, gaji saya menjadi Rp10,5 juta, beserta kriteria penilaiannya?”
Menerima angka awal, mengunci angka berikutnya

Kalau Kenaikannya Tidak Terjadi

Kalau masa percobaan selesai dan gaji kamu tidak naik seperti yang tertulis, tanyakan secara tertulis dengan merujuk dokumen yang kamu tanda tangani. Di sinilah usaha menulis angka sejak awal terbayar. Kalau janjinya hanya lisan, posisi kamu jauh lebih lemah. Cara mengecek isi dokumennya ada di cara membaca offering letter.

Intinya

Gaji lebih rendah selama masa percobaan diperbolehkan selama tidak di bawah upah minimum, dan masa percobaannya tidak lebih dari tiga bulan, khusus untuk karyawan tetap. Yang perlu kamu kunci adalah angka setelahnya: tertulis, dengan kriteria dan tanggal yang jelas.

PantasNaik membantu kamu tahu angka setelah masa percobaan yang pantas diminta. Hasil awalnya gratis.

Hitung gaji kamu

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa lama masa percobaan kerja yang diperbolehkan?

Untuk karyawan tetap, paling lama tiga bulan. Karyawan kontrak tidak boleh diberi masa percobaan.

Bolehkah gaji masa percobaan lebih rendah?

Boleh, selama tidak di bawah upah minimum yang berlaku di daerah tempat kamu bekerja.

Apakah karyawan kontrak bisa diberi masa percobaan?

Tidak. Aturan ketenagakerjaan tidak memperbolehkan masa percobaan untuk karyawan kontrak. Kalau offering letter untuk posisi kontrak mencantumkan masa percobaan, tanyakan ke HR.

Apa yang harus ditulis soal gaji setelah masa percobaan?

Angka gaji setelah masa percobaan, kriteria penilaiannya, dan tanggal mulai berlakunya. Janji lisan bahwa gaji akan disesuaikan nanti sulit ditagih.

Gaji baru kamu harus minta berapa?

Masukkan posisi, pengalaman, kota, dan gaji sekarang. PantasNaik kasih angka yang sebaiknya kamu minta, target realistisnya, dan batas bawahnya.

Hitung gaji kamu