Kenaikan Gaji
Kenaikan Gaji Tahunan Berapa Persen yang Wajar?
Kenaikan tahunan sering diterima apa adanya. Padahal ada cara membaca apakah angkanya wajar, dan apa yang perlu dilakukan kalau tidak.
PT Think Era Labs · · 5 menit baca
Setiap awal tahun, banyak karyawan menerima kabar yang sama: gaji kamu naik sekian persen. Sebagian lega, sebagian kecewa, dan hampir semua menerimanya tanpa bertanya. Padahal kenaikan tahunan adalah jalan paling umum gaji tertinggal pelan pelan, karena selisih kecil setiap tahun menumpuk menjadi selisih besar.
Patokan Kenaikan Tahunan
Untuk kenaikan tahunan tanpa perubahan scope, kisaran yang umum adalah 5 sampai 10 persen. Di bawah itu, kamu perlu melihat lebih dekat. Di atas itu, biasanya ada sesuatu yang berubah, entah kinerja yang sangat menonjol, penyesuaian pasar, atau tanggung jawab yang bertambah.
| Yang terjadi | Artinya |
|---|---|
| Kenaikan di bawah inflasi | Daya beli gaji kamu turun, meski angkanya naik |
| 5 sampai 10 persen tanpa perubahan scope | Kenaikan tahunan yang umum |
| Di atas 10 persen tanpa promosi | Biasanya kinerja menonjol atau penyesuaian pasar |
| Scope bertambah tapi kenaikan tetap biasa | Perlu dibicarakan sebagai promosi, bukan kenaikan tahunan |
Cara Perusahaan Biasanya Menghitungnya
Banyak perusahaan memakai dua hal untuk menentukan kenaikan tahunan: hasil penilaian kinerja dan posisi gaji kamu di dalam rentang untuk level kamu. Karyawan berkinerja baik yang gajinya masih di bawah tengah rentang biasanya mendapat persentase lebih besar. Yang sudah dekat batas atas rentang mendapat lebih kecil, meski kinerjanya sama baik.
Artinya, kenaikan kecil tidak selalu berarti kinerja kamu dinilai buruk. Bisa jadi gaji kamu sudah dekat batas atas level kamu, dan satu satunya jalan untuk naik signifikan adalah pindah level.
Kalau Kenaikannya Terlalu Kecil
- Tanyakan dasarnya. Minta penjelasan bagaimana angka itu ditentukan: hasil penilaian kinerja, posisi kamu di rentang gaji, atau anggaran perusahaan.
- Cek scope kamu. Kalau tanggung jawab kamu sudah bertambah, percakapannya bukan lagi soal kenaikan tahunan, tapi soal level. Lihat patokan kenaikan saat naik jabatan.
- Cek pasar. Kenaikan yang wajar dari gaji yang sudah tertinggal tetap menghasilkan gaji yang tertinggal. Kenali tanda tanda gaji kamu ketinggalan dari market.
- Ajukan pembicaraan terpisah. Kenaikan tahunan biasanya sudah final saat diumumkan. Penyesuaian di luar siklus perlu dibicarakan tersendiri, dengan bukti dan angka. Caranya ada di cara minta naik gaji ke atasan.
Ingin tahu apakah gaji kamu setelah kenaikan masih pantas untuk posisi dan pengalaman kamu? PantasNaik menghitungnya dalam dua menit.
Hitung gaji kamuKenapa Selisih Kecil Itu Penting
Selisih beberapa persen per tahun terlihat kecil, tapi efeknya menumpuk. Misalnya dua orang mulai dengan gaji Rp10 juta. Yang satu naik 5 persen setiap tahun, yang lain 8 persen. Setelah lima tahun, gaji orang pertama sekitar Rp12,8 juta dan orang kedua sekitar Rp14,7 juta. Selisihnya hampir Rp2 juta per bulan, dari perbedaan yang dulu terasa sepele.
Karena itu, menerima kenaikan kecil tanpa bertanya beberapa tahun berturut turut adalah salah satu cara paling umum gaji tertinggal dari pasar.
Intinya
Kenaikan tahunan 5 sampai 10 persen adalah patokan umum untuk scope yang tidak berubah. Bandingkan dengan inflasi, pahami dasar perhitungannya, dan kalau tanggung jawab kamu sudah bertambah, bicarakan sebagai perubahan level, bukan sekadar kenaikan tahunan.
Cek apakah gaji kamu sekarang masih sesuai pasar dengan PantasNaik. Hasil awalnya gratis.
Hitung gaji kamu